“Marah”

Siapapun pasti pernah marah.

Entah karena kecewa, patah hati (uhuk!!), atau karena hal lain.

Wajar banget kalo qta pernah marah. Yang gak wajar itu kalo qta gak pernah marah. :p

Merasa marah adalah hal yang wajar  karena kita memang diciptakan sebagai manusia yang dengan emosi yang beraneka ragam.

Tapi ga mau kan jika qta jadi uring-uringan mlulu pas berhadapan dengan situasi yang tidak menyenangkan.

Selain gak enak dilihat, marah juga bisa bikin qta cepat merasa capek karena mengeluarkan energi yang lebih banyak dan bisa bikin kita cepat tua.

Gak mau kan hal itu terjadi. So, qta harus atasi rasa marah qta. Tapi without fighting yaak…

Tarik napas saat ada kejadian yang tidak menyenangkan, biasanya dengan tarik napas emosi qta jadi agak reda.

Kalo masih marah, coba dech hitung sampai sepuluh dalam hati, lakukan secara berulang-ulang sampai emosi qta mereda.

Kalo qta terlanjur marah, luapin aja emosi qta saat itu juga, tapi cukup sampai di situ aja ‘n jangan terus-terusan  kesal.

Alihkan perhatian untuk meredakan rasa marah dengan meninggalkan tempat kejadian dan lakukan kegiatan yang menyenangkan atau melakukan hobi yang kita suka.

Atau coba salurkan energi untuk marah dengan melakukan olah raga agar emosi kita terlampiaskan. Coba dech lari keliling lapangan, main basket atau berenang.

Mendengarkan lagu juga bisa jadi jurus untuk meredam emosi lho.

Qta bisa mendengarkan musik slow beat yang menenangkan, atau mendengarkan lagu-lagu kecang untuk menyalurkan emosi kita.

Setidaknya qta menyalurkan emosi dengan kegiatan yang positif bukan dengan uring-uringan yang gak jelas.

For me, saya selalu menyalurkan energi dari amarah itu for doing something positive.

Misal seperti sekarang, saya lagi proses selesaiin tesis.

Pas lg marah, n tau kalo percuma aja ngamuk-ngamuk ke orang yg bikin saya marah itu, saya langsung pake energi yang ada untuk konsentrasi ngerjain tesis.

Bab 3 n Bab 4 yang saya anggurin selama 1 bulan, bisa selesai 75 % (tinggal dikoreksi Dosen aja) dalam waktu 2 hari.

Ada bagusnya juga kan. :p

Intinya sih tetap harus kepala dingin meskipun hati panas (ceileh bahasanya).

So, manage your emotion. ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s